{"id":52,"date":"2022-08-26T13:51:16","date_gmt":"2022-08-26T13:51:16","guid":{"rendered":"https:\/\/agrohort.ipb.ac.id\/aghpasca\/?page_id=52"},"modified":"2026-01-26T07:54:28","modified_gmt":"2026-01-26T07:54:28","slug":"silabus-mata-kuliah","status":"publish","type":"page","link":"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/index.php\/pendidikan\/silabus-mata-kuliah-2\/silabus-mata-kuliah\/","title":{"rendered":"Program Magister"},"content":{"rendered":"<div class=\"wpb-content-wrapper\"><p>[vc_row][vc_column][vc_column_text css=&#8221;&#8221;]<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"83\">\n<p><strong>AGH2501<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"340\">\n<p><strong>Metodologi Penelitian<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"132\">\n<p style=\"text-align: center;\"><strong>3(2-1)<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\" width=\"555\">\n<p style=\"text-align: left;\">Mata kuliah ini memberikan:&nbsp; persiapan penelitian, fasilitas mental yang terdiri dari akal, intuisi dan daya khayal, kebijakan mengenai penelitian yang terdiri dari administrasi dan kebijakan mengenai penelitian, cara mengembangkan hipotesa, membuat percobaan, penyelesaian masalah yang timbul akibat faktor kebetulan pada saat penelitian, cara pengamatan, cara membuat metode dan menyelesaikan kesukaran-kesukaran yang dihadapi pada saat melaksanakan penelitian.<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\" width=\"555\">\n<p style=\"text-align: right;\"><em>Sandra Arifin Aziz<br \/><\/em><em>Maya Melati<br \/><\/em><em>Winarso Drajad Widodo<br \/><\/em><em>Ketty Suketi<br \/><\/em><em>Satriyas Ilyas<br \/><\/em><em>Endah R. Palupi<br \/><\/em><em>Abdul Qadir<br \/><\/em><em>Dhika Prita Hapsari<\/em><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"83\">\n<p><strong>AGH2502<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"340\">\n<p><strong>Agronomi Lanjut<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"132\">\n<p><strong>3(2-1)<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\" width=\"555\">\n<p style=\"text-align: left;\">Mata kuliah ini membahas sistem produksi tanaman dengan penekanan pada perekayasaan lingkungan tumbuh dan potensi fisiologi tanaman untuk peningkatan produktivitas dan kelestariannya; kaitan antara iklim, tanah, lahan dengan teknologi produksi dalam rangka intensifikasi dan ektensifikasi pertanian di daerah tropika; pembahasan tentang Revolusi Hijau dan reaksi balik atas kelemahannya dengan penekanan pada konsep integrated crop management; pembahasan tentang penggunaan IOT dalam produksi kelapa tanaman antara lain <em>Precipalm<\/em><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\" width=\"555\">\n<p style=\"text-align: right;\"><em>Ani Kurniawati<br \/><\/em><em>Iskandar Lubis<br \/><\/em><em>Hariyadi<br \/><\/em><em>Krisantini<br \/><\/em><em>Ketty Suketi<br \/><\/em><em>Dhika Prita Hapsari<\/em><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"83\">\n<p><strong>AGH2503<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"340\">\n<p><strong>Hortikultura Lanjut<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"132\">\n<p><strong>3(2-1)<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\" width=\"555\">\n<p style=\"text-align: left;\">Kuliah ini membahas secara komprehensif teknologi maju pada budidaya tanaman hortikultura semusim dan tahunan. Kuliah diawali dengan pengenalan konsep <em>precision farming<\/em> dan <em>smart farming<\/em>, Teknologi maju pada bidang tanaman hortikultura semusim: teknologi pada industri transplant, manajemen media tanam, manajemen greenhouse, fertigasi melalui irigasi tetes, teknik hidroponik dan organik. Teknologi maju pada tanaman hortikultura tahunan: teknologi pembibitan, perkembangan tanaman, pengaturan pertumbuhan, model produksi tanaman tahunan. Aspek-aspek teknik teknologi maju untuk tanaman hortikultura semusim diterapkan dianalisis oleh mahasiswa dalam praktikum.<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\" width=\"555\">\n<p style=\"text-align: right;\"><em>Anas Dinurrohman Susila<br \/><\/em><em>Winarso Drajad Widodo<br \/><\/em><em>Ketty Suketi<br \/><\/em><em>Krisantini<\/em><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"83\">\n<p><strong>AGH2605<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"340\">\n<p><strong>Ekofisiologi Tanaman Tropika<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"132\">\n<p><strong>3(2-1)<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\" width=\"555\">\n<p style=\"text-align: left;\">Kuliah ini membahas karakteristik ekosistem tropis, potensi dan kendalanya.&nbsp; Secara spesifik membahas mekanisme adaptasi tanaman untuk tujuan budidaya tanaman yang efisien dan upaya seleksi tanaman yang adaptif terhadap cekaman lingkungan biotik dan abiotik pada ekosistem tropika.&nbsp; Kuliah ini juga membahas efisiensi fotosintesis, respirasi dan metabolisme penting lainnya untuk menunjang&nbsp; produksi&nbsp; tanaman.&nbsp; Secara&nbsp; khusus&nbsp; dibahas&nbsp; tentang&nbsp; optimasi&nbsp; konsep ekofisiologi untuk pengelolaan dan pengembangan agroekosistem tropika, serta isu-isu baru pengembangannya<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\" width=\"555\">\n<p style=\"text-align: right;\"><em>Maya Melati<br \/><\/em><em>Muhamad Achmad Chozin<br \/><\/em><em>Didy Sopandie<br \/><\/em><em>Sandra Arifin Aziz<br \/><\/em><em>Munif Ghulamahdi<\/em><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<table style=\"color: #7e7e7e; font-style: normal; font-weight: 400;\">\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"83\">\n<p><strong>AGH 2604<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"344\">\n<p><strong>Fisiologi Tanaman Lanjut<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"128\">\n<p><strong>3(2-1)<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\" width=\"555\">\n<p style=\"text-align: left;\">Kuliah ini dititikberatkan pada pemahaman&nbsp; tentang proses fisiologi yang terjadi pada tanaman budidaya.&nbsp; Pembahasan meliputi&nbsp; proses fotosintesis, faktor yang mempengaruhi dan kaitannya dengan budidaya tanaman; hubungan antara <em>source-sink<\/em>, juvenilitas dan kedewasaan, pembungaan dan faktor yang mempengaruhi, <em>fruit set<\/em> dan abisisi, pertumbuhan dan perkembangan biji dan buah, kemasakan serta kemunduran jaringan.<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\" width=\"555\">\n<p style=\"text-align: right;\"><strong>&nbsp; <\/strong><em>Slamet Susanto<br \/><\/em><em>Maya Melati<br \/><\/em><em>Ani Kurniawati<br \/><\/em><em>Dhika Prita Hapsari<\/em><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"83\">\n<p><strong>AGH2621<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"340\">\n<p><strong>Ekologi Gulma<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"132\">\n<p><strong>3(2-1)<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\" width=\"555\">\n<p style=\"text-align: left;\">Matakuliah ini membahas aspek gulma dalam perspektif ekologi, perkembangan kajian ilmu gulma, tumbuhan invasif, perkembangan evolusi gulma, interaksi gulma dan tanaman, reproduksi dan penyebaran, kompetisi, alelopati, herbisida dan dampaknya, agen hayati, pendekatan ekologi molekuler dalam pengelolaan gulma, gulma super, resistensi gulma, Kuliah didukung dengan praktikum meliputi analisis vegetasi, analisis koefisien komunitas, dan kegiatan projek penelitian meliputi identifikasi <em>seedbank<\/em>, kompetisi, alelopati, herbisida, dan resistensi gulma terhadap herbisida.<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\" width=\"555\">\n<p style=\"text-align: right;\"><em>Dwi Guntoro<br \/><\/em><em>Muhamad Achmad Chozin<br \/><\/em><em>Edi Santosa<br \/><\/em><em>Sintho Wahyuning Ardie<br \/><\/em><em>Endang Gunawan<\/em><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"83\">\n<p><strong>AGH2622<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"340\">\n<p><strong>Fisiologi Pasca Panen<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"132\">\n<p><strong>3(2-1)<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\" width=\"555\">\n<p style=\"text-align: left;\">Kuliah ini dititikberatkan pada pemahaman tentang proses fisiologi yang terjadi setelah panen. Pembahasan ditekankan pada : proses pematangan, pemasakan dan kemunduran jaringan, faktor genetik, biologis dan lingkungan terkait dengan kemunduran jaringan, &nbsp; kontrol penyakit pasca panen, sistem dan teknik penyimpanan, pengukuran kualitas, dan penanganan pasca panen komoditas.<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\" width=\"555\">\n<p style=\"text-align: right;\"><em>Slamet Susanto<br \/><\/em><em>Dewi Sukma<br \/><\/em><em>Ketty Suketi<br \/><\/em><em>Ani Kurniawati<br \/><\/em><em>Dhika Prita Hapsari<\/em><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"83\">\n<p><strong>AGH2623<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"340\">\n<p><strong>Interaksi Antara Hara dan Tanaman<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"132\">\n<p><strong>3(3-0)<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\" width=\"555\">\n<p style=\"text-align: left;\">Mata kuliah ini membahas interaksi antara hara dan pertumbuhan tanaman.&nbsp; Secara spesifik dibahas tentang mekanisme dan faktor-faktor yang mempengaruhi laju gerak hara di dalam tanah dan tanaman serta pemanfaatannya oleh tanaman.&nbsp; Angkutan hara menembus membran, transpor aktif dan pasif, hubungan kation dan anion, angkutan jarak dekat dan jarak jauh akan dibahas secara mendalam.&nbsp; Perubahan status hara dalam berbagai kompartemen, dan pemodelan terkait mekanisme serapan hara dari tanah ke tanaman akan dibahas secara ringkas. Secara ringkas dibahas filosofi dan&nbsp; aplikasi kebutuhan hara tanaman secara presisi. &nbsp;Aspek adaptasi tanaman terhadap cekaman hara akan dibahas secara mendalam.<strong>&nbsp;<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\" width=\"555\">\n<p style=\"text-align: right;\"><em>Didy Sopandie<br \/><\/em><em>Anas Dinurrohman Susila<br \/><\/em><em>Maya Melati<br \/><\/em><em>Sintho Wahyuning Ardie<br \/><\/em><em>Dhika Prita Hapsari<\/em><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"83\">\n<p><strong>AGH2624<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"344\">\n<p><strong>Metabolisme Tanaman Lanjut<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"128\">\n<p><strong>3(2-1)<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\" width=\"555\">\n<p style=\"text-align: left;\">Mata kuliah ini menyajikan prinsip-prinsip metabolisme sekunder dengan lintasan asetat malonat, lintasan asetat mevalonat, lintasan asam sikimat serta pengelolaan faktor biotik dan abiotik untuk meningkatkan produksi biomassa dan bioaktif tanaman.<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\" width=\"555\">\n<p style=\"text-align: right;\"><em>Munif Ghulamahdi<br \/><\/em><em>Sandra Arifin Aziz<br \/><\/em><em>Maya Melati<br \/><\/em><em>Darda Efendi<br \/><\/em><em>Ani Kurniawati<\/em><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"83\">\n<p><strong>AGH2625<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"344\">\n<p><strong>Fisiologi Cekaman Bagi Tanaman<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"128\">\n<p><strong>3(2-1)<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\" width=\"555\">\n<p style=\"text-align: left;\">Mata kuliah ini menjelaskan tentang tanggap fisiologi tanaman terhadap lingkungan tumbuh suboptimal yang dikaitkan dengan kemampuan tanaman beradaptasi terhadap cekaman serta mekanisme adaptasi tanaman, yang berimplikasi pada penyertaan karakter-karakter fisiologi dalam perbaikan tanaman dan pengembangan aspek agronomi. Cekaman lingkungan dibatasi pada yang dominan di daerah tropik umumnya, khususnya Indonesia, yakni: Toksisitas Al, defisiensi P, suhu tinggi, naungan, kekeringan, salinitas dan Fe dan naungan (IR rendah)<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\" width=\"555\">\n<p style=\"text-align: right;\"><em>Didy Sopandie<br \/><\/em><em>Sintho Wahyuning Ardie<br \/><\/em><em>Dhika Prita Hapsari<\/em><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"85\">\n<p><strong>AGH2162E<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"344\">\n<p><strong>Pengelolaan Limbah untuk Pertanian<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"128\">\n<p><strong>3(2-1)<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\" width=\"557\">\n<p style=\"text-align: left;\">Mata kuliah ini membahas sumber, potensi, karakteristik dan pemanfaatan berbagai limbah untuk mendukung sistem produksi tanaman berkelanjutan. Kontribusi penyelesaian suatu masalah berupa ide, evaluasi atau project disusun untuk identifikasi potensi dan pemanfaatan limbah bersumber dari pertanian juga&nbsp; non pertanian termasuk industri direkayasa dan digunakan untuk substitusi atau input produksi tanaman. Dampak dan analisis emisi substansi padat, cair dan gas&nbsp; ke lingkungan diidentifikasi berbasis \u201c<em>Life Cycle Assessment<\/em>. Pemantauan lingkungan, metode 3R dan rekayasa&nbsp; pendaurulangan limbah, sistem pengomposan dan sistem produksi bersih pertanian dibahas mendukung sistem produksi pertanian bersih. Metode asesmen ekotoksikologi dipelajari untuk menentukan langkah bioremediasi, fitoremediasi, dan reklamasi lahan pertanian yang terkontaminasi oleh limbah.&nbsp;<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\" width=\"557\">\n<p style=\"text-align: right;\"><em>Herdhata Agusta<br \/><\/em><em>Hariyadi<br \/><\/em><em>Dany Satria Wibawa<\/em><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"83\">\n<p><strong>AGH2611<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"344\">\n<p><strong>Pemodelan Produksi Tanaman<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"128\">\n<p><strong>3(2-1)<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\" width=\"555\">\n<p style=\"text-align: left;\">Mata kuliah ini membahas: pertumbuhan dan perkembangan tanaman sebagai sistem, pemodelan produksi tanaman secara mekanistik dan dinamik melalui pemodelan pertumbuhan dan perkembangan tanaman, pemodelan hubungan antara air, hara, dan iklim mikro, simulasi dan validasi model produksi tanaman. Model yang dihasilkan dapat berguna untuk pengelolaan produksi tanaman meliputi penentuan waktu tanam, pengairan\/irigasi, dan penentuan dosis pupuk untuk memperoleh pertumbuhan dan produksi tanaman maksimal.<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\" width=\"555\">\n<p style=\"text-align: right;\"><em>Suwarto<br \/><\/em><em>Abdul Qadir<br \/><\/em><em>Astryani Rosyad<\/em><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"83\">\n<p><strong>AGH2612<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"344\">\n<p><strong>Pengembangan Produksi Tanaman<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"128\">\n<p><strong>3(2-1)<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\" width=\"555\">\n<p style=\"text-align: left;\">Mata kuliah ini membahas perkembangan kebijakan produksi pertanian; tantangan yang dihadapi dalam produksi tanaman; sistem pertanian yang berkelanjutan; good agricultural practices, precision farming; produksi tanaman dalam keterbatasan sumberdaya untuk menghasilkan produk pertanian yang aman dan bermutu tanpa menurunkan potensi sumberdaya lahan dan lingkungan dan manajemen resiko dalam produksi pertanian<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\" width=\"555\">\n<p style=\"text-align: right;\"><em>Ahmad Junaedi<br \/><\/em><em>Purwono<br \/><\/em><em>Supijatno<\/em><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"83\">\n<p><strong>STA512<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"344\">\n<p><strong>Statistika untuk Ilmu-Ilmu Pertanian dan Biologi<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"128\">\n<p><strong>3(2-1)<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\" width=\"555\">\n<p style=\"text-align: left;\">Mata kuliah ini ditujukan untuk memberikan landasan tentang statistika yang berguna dalam penelitian di bidang pertanian dan biologi. Materi meliputi metode pengumpulan data, pemodelan dan analisis data, prinsip pendugaan parameter dan pengujian hipotesis satu populasi serta dua populasi. Untuk pengumpulan data ditekankan pada metode percobaan (<em>experiment<\/em>), khususnya percobaan dalam bidang pertanian dan biologi serti petak terpisah (<em>split-plot<\/em>), bujursangkar Latin (<em>Latin squares<\/em>) serta pindah silang (<em>cross-over<\/em>). Dalam hal pemodelan, materi utama yang diberikan adalah analisis regresi dan analisis ragam untuk pemodelan yang melibatkan peubah respon kontinu, serta tabel kontigensi dan analisis regresi logistik untuk pemodelan data yang melibatkan peubah respok kategorik. Metode pembelajaran ditekankan pada <em>learning from data<\/em> yang diintegrasikan dengan penggunaan program kemasan statistika (<em>statistical package program<\/em>).<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<table width=\"559\">\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"102\">\n<p><strong>AGH2691<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"349\">\n<p><strong>Kolokium<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"108\">\n<p><strong>1<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\" width=\"559\">\n<p style=\"text-align: left;\">Mata kuliah ini adalah penyusunan naskah dan pemaparan rencana penelitian tesis dalam seminar<strong>.<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\" width=\"559\">\n<p style=\"text-align: right;\"><em>Bambang Sapta Purwoko<br \/><\/em><em>Didy Sopandie<br \/><\/em><em>Satriyas Ilyas<\/em><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<table width=\"559\">\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"102\">\n<p><strong>AGH2692<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"349\">\n<p><strong>Proposal<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"108\">\n<p><strong>2<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\" width=\"559\">\n<p style=\"text-align: left;\">Mata kuliah ini adalah penyusunan rencana penelitian secara tertulis sebagai persiapan untuk melaksanakan penelitian program Magister.<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<table width=\"559\">\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"102\">\n<p><strong>PPS2691<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"349\">\n<p><strong>Seminar Tesis<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"108\">\n<p><strong>1<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\" width=\"559\">\n<p style=\"text-align: left;\">Seminar adalah penyajian hasil-hasil penelitian (tesis atau disertasi) dalam suatu forum ilmiah Sekolah Pascasarjana untuk mendiseminasikan hasil penelitian , baik secara tertulis maupun secara lisan, menyerap masukan dari forum untuk penyempurnaan tesis, menambah wawasan ilmiah, dan meningkatkan kompetensi komunikasi ilmiah Memberikan cara penulisan berbagai karya ilmiah yang mencakup penulisan usulan proyek dan laporan, termasuk juga cara penyampaian dan penyajian data, pembuatan slide dan transparansi, serta penggunaan komputer dengan Liquid Crystal Display (LCD) Viewer<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<table width=\"559\">\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"102\">\n<p><strong>PPS2692<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"349\">\n<p><strong>Publikasi Ilmiah Nasional<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"108\">\n<p><strong>2<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"102\">\n<p><strong>PPS2695<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"349\">\n<p><strong>Publikasi Ilmiah Internasional<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"108\">\n<p><strong>3<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"102\">\n<p><strong>PPS2698<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"349\">\n<p><strong>Publikasi di Prosiding Seminar Internasional<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"108\">\n<p><strong>2<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\" width=\"559\">\n<p style=\"text-align: left;\">Mata kuliah ini mewajibkan mahasiswa untuk mampu mempublikasikan hasil penelitian dalam bentuk artikel ilmiah pada jurnal nasional terakreditasi atau jurnal internasional atau prosiding seminar internasional<strong>.<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<table width=\"559\">\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"102\">\n<p><strong>AGH2693<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"349\">\n<p><strong>Ujian Tesis<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"108\">\n<p><strong>2<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\" width=\"559\">\n<p style=\"text-align: left;\">Mata kuliah ini adalah pelaksanaan ujian akhir studi magister untuk mengevaluasi secara komprehensif hasil penelitian yang telah disusun dalam<strong> tesis.<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<table width=\"559\">\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"102\">\n<p><strong>AGH2694<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"349\">\n<p><strong>Tesis<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<td width=\"108\">\n<p><strong>6<\/strong><\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td colspan=\"3\" width=\"559\">\n<p style=\"text-align: left;\">Kegiatan penelitian mandiri, dimulai dari pembuatan usulan penelitian sampai dengan pembuatan tesis. Hasil penelitian harus diseminarkan dan dipertanggungjawabkan dalam ujian akhir dan publikasi nasional.<\/p>\n<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<p>[\/vc_column_text][\/vc_column][\/vc_row]<\/p>\n<\/div>","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>[vc_row][vc_column][vc_column_text css=&#8221;&#8221;] AGH2501 Metodologi Penelitian 3(2-1) Mata kuliah ini memberikan:&nbsp; persiapan penelitian, fasilitas mental yang terdiri dari akal, intuisi dan daya khayal, kebijakan mengenai penelitian yang terdiri dari administrasi dan kebijakan mengenai penelitian, cara mengembangkan hipotesa, membuat percobaan, penyelesaian masalah yang timbul akibat faktor kebetulan pada saat penelitian, cara pengamatan, cara membuat metode dan menyelesaikan kesukaran-kesukaran yang dihadapi pada saat melaksanakan penelitian. Sandra Arifin AzizMaya MelatiWinarso Drajad WidodoKetty SuketiSatriyas IlyasEndah R. PalupiAbdul QadirDhika Prita Hapsari AGH2502 Agronomi Lanjut 3(2-1) Mata kuliah ini membahas sistem produksi tanaman dengan penekanan pada perekayasaan lingkungan tumbuh dan potensi fisiologi tanaman untuk peningkatan produktivitas dan kelestariannya; kaitan antara iklim, tanah, lahan dengan teknologi produksi dalam rangka intensifikasi dan ektensifikasi pertanian di daerah tropika; pembahasan tentang Revolusi Hijau dan reaksi balik atas kelemahannya dengan penekanan pada konsep integrated crop management; pembahasan tentang penggunaan IOT dalam produksi kelapa tanaman antara lain Precipalm Ani KurniawatiIskandar LubisHariyadiKrisantiniKetty SuketiDhika Prita Hapsari AGH2503 Hortikultura Lanjut 3(2-1) Kuliah ini membahas secara komprehensif teknologi maju pada budidaya tanaman hortikultura semusim dan tahunan. Kuliah diawali dengan pengenalan konsep precision farming dan smart farming, Teknologi maju pada bidang tanaman hortikultura semusim: teknologi pada industri transplant, manajemen media tanam, manajemen greenhouse, fertigasi melalui irigasi tetes, teknik hidroponik dan organik. Teknologi maju pada tanaman hortikultura tahunan: teknologi pembibitan, perkembangan tanaman, pengaturan pertumbuhan, model produksi tanaman tahunan. Aspek-aspek teknik teknologi maju untuk tanaman hortikultura semusim diterapkan dianalisis oleh mahasiswa dalam praktikum. Anas Dinurrohman SusilaWinarso Drajad WidodoKetty SuketiKrisantini AGH2605 Ekofisiologi Tanaman Tropika 3(2-1) Kuliah ini membahas karakteristik ekosistem tropis, potensi dan kendalanya.&nbsp; Secara spesifik membahas mekanisme adaptasi tanaman untuk tujuan budidaya tanaman yang efisien dan upaya seleksi tanaman yang adaptif terhadap cekaman lingkungan biotik dan abiotik pada ekosistem tropika.&nbsp; Kuliah ini juga membahas efisiensi fotosintesis, respirasi dan metabolisme penting lainnya untuk menunjang&nbsp; produksi&nbsp; tanaman.&nbsp; Secara&nbsp; khusus&nbsp; dibahas&nbsp; tentang&nbsp; optimasi&nbsp; konsep ekofisiologi untuk pengelolaan dan pengembangan agroekosistem tropika, serta isu-isu baru pengembangannya Maya MelatiMuhamad Achmad ChozinDidy SopandieSandra Arifin AzizMunif Ghulamahdi AGH 2604 Fisiologi Tanaman Lanjut 3(2-1) Kuliah ini dititikberatkan pada pemahaman&nbsp; tentang proses fisiologi yang terjadi pada tanaman budidaya.&nbsp; Pembahasan meliputi&nbsp; proses fotosintesis, faktor yang mempengaruhi dan kaitannya dengan budidaya tanaman; hubungan antara source-sink, juvenilitas dan kedewasaan, pembungaan dan faktor yang mempengaruhi, fruit set dan abisisi, pertumbuhan dan perkembangan biji dan buah, kemasakan serta kemunduran jaringan. &nbsp; Slamet SusantoMaya MelatiAni KurniawatiDhika Prita Hapsari AGH2621 Ekologi Gulma 3(2-1) Matakuliah ini membahas aspek gulma dalam perspektif ekologi, perkembangan kajian ilmu gulma, tumbuhan invasif, perkembangan evolusi gulma, interaksi gulma dan tanaman, reproduksi dan penyebaran, kompetisi, alelopati, herbisida dan dampaknya, agen hayati, pendekatan ekologi molekuler dalam pengelolaan gulma, gulma super, resistensi gulma, Kuliah didukung dengan praktikum meliputi analisis vegetasi, analisis koefisien komunitas, dan kegiatan projek penelitian meliputi identifikasi seedbank, kompetisi, alelopati, herbisida, dan resistensi gulma terhadap herbisida. Dwi GuntoroMuhamad Achmad ChozinEdi SantosaSintho Wahyuning ArdieEndang Gunawan AGH2622 Fisiologi Pasca Panen 3(2-1) Kuliah ini dititikberatkan pada pemahaman tentang proses fisiologi yang terjadi setelah panen. Pembahasan ditekankan pada : proses pematangan, pemasakan dan kemunduran jaringan, faktor genetik, biologis dan lingkungan terkait dengan kemunduran jaringan, &nbsp; kontrol penyakit pasca panen, sistem dan teknik penyimpanan, pengukuran kualitas, dan penanganan pasca panen komoditas. Slamet SusantoDewi SukmaKetty SuketiAni KurniawatiDhika Prita Hapsari AGH2623 Interaksi Antara Hara dan Tanaman 3(3-0) Mata kuliah ini membahas interaksi antara hara dan pertumbuhan tanaman.&nbsp; Secara spesifik dibahas tentang mekanisme dan faktor-faktor yang mempengaruhi laju gerak hara di dalam tanah dan tanaman serta pemanfaatannya oleh tanaman.&nbsp; Angkutan hara menembus membran, transpor aktif dan pasif, hubungan kation dan anion, angkutan jarak dekat dan jarak jauh akan dibahas secara mendalam.&nbsp; Perubahan status hara dalam berbagai kompartemen, dan pemodelan terkait mekanisme serapan hara dari tanah ke tanaman akan dibahas secara ringkas. Secara ringkas dibahas filosofi dan&nbsp; aplikasi kebutuhan hara tanaman secara presisi. &nbsp;Aspek adaptasi tanaman terhadap cekaman hara akan dibahas secara mendalam.&nbsp; Didy SopandieAnas Dinurrohman SusilaMaya MelatiSintho Wahyuning ArdieDhika Prita Hapsari AGH2624 Metabolisme Tanaman Lanjut 3(2-1) Mata kuliah ini menyajikan prinsip-prinsip metabolisme sekunder dengan lintasan asetat malonat, lintasan asetat mevalonat, lintasan asam sikimat serta pengelolaan faktor biotik dan abiotik untuk meningkatkan produksi biomassa dan bioaktif tanaman. Munif GhulamahdiSandra Arifin AzizMaya MelatiDarda EfendiAni Kurniawati AGH2625 Fisiologi Cekaman Bagi Tanaman 3(2-1) Mata kuliah ini menjelaskan tentang tanggap fisiologi tanaman terhadap lingkungan tumbuh suboptimal yang dikaitkan dengan kemampuan tanaman beradaptasi terhadap cekaman serta mekanisme adaptasi tanaman, yang berimplikasi pada penyertaan karakter-karakter fisiologi dalam perbaikan tanaman dan pengembangan aspek agronomi. Cekaman lingkungan dibatasi pada yang dominan di daerah tropik umumnya, khususnya Indonesia, yakni: Toksisitas Al, defisiensi P, suhu tinggi, naungan, kekeringan, salinitas dan Fe dan naungan (IR rendah) Didy SopandieSintho Wahyuning ArdieDhika Prita Hapsari AGH2162E Pengelolaan Limbah untuk Pertanian 3(2-1) Mata kuliah ini membahas sumber, potensi, karakteristik dan pemanfaatan berbagai limbah untuk mendukung sistem produksi tanaman berkelanjutan. Kontribusi penyelesaian suatu masalah berupa ide, evaluasi atau project disusun untuk identifikasi potensi dan pemanfaatan limbah bersumber dari pertanian juga&nbsp; non pertanian termasuk industri direkayasa dan digunakan untuk substitusi atau input produksi tanaman. Dampak dan analisis emisi substansi padat, cair dan gas&nbsp; ke lingkungan diidentifikasi berbasis \u201cLife Cycle Assessment. Pemantauan lingkungan, metode 3R dan rekayasa&nbsp; pendaurulangan limbah, sistem pengomposan dan sistem produksi bersih pertanian dibahas mendukung sistem produksi pertanian bersih. Metode asesmen ekotoksikologi dipelajari untuk menentukan langkah bioremediasi, fitoremediasi, dan reklamasi lahan pertanian yang terkontaminasi oleh limbah.&nbsp; Herdhata AgustaHariyadiDany Satria Wibawa AGH2611 Pemodelan Produksi Tanaman 3(2-1) Mata kuliah ini membahas: pertumbuhan dan perkembangan tanaman sebagai sistem, pemodelan produksi tanaman secara mekanistik dan dinamik melalui pemodelan pertumbuhan dan perkembangan tanaman, pemodelan hubungan antara air, hara, dan iklim mikro, simulasi dan validasi model produksi tanaman. Model yang dihasilkan dapat berguna untuk pengelolaan produksi tanaman meliputi penentuan waktu tanam, pengairan\/irigasi, dan penentuan dosis pupuk untuk memperoleh pertumbuhan dan produksi tanaman maksimal. SuwartoAbdul QadirAstryani Rosyad AGH2612 Pengembangan Produksi Tanaman 3(2-1) Mata kuliah ini membahas perkembangan kebijakan produksi pertanian; tantangan yang dihadapi dalam produksi tanaman; sistem pertanian yang berkelanjutan; good agricultural practices, precision farming; produksi tanaman dalam keterbatasan sumberdaya untuk menghasilkan produk pertanian yang aman dan bermutu tanpa menurunkan potensi sumberdaya lahan dan lingkungan dan manajemen resiko dalam produksi pertanian Ahmad JunaediPurwonoSupijatno STA512 Statistika untuk Ilmu-Ilmu Pertanian dan Biologi 3(2-1) Mata kuliah [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":0,"parent":259,"menu_order":1,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","template":"","meta":{"footnotes":""},"class_list":["post-52","page","type-page","status-publish","hentry","post-no-thumbnail"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v27.0 - https:\/\/yoast.com\/product\/yoast-seo-wordpress\/ -->\n<title>Program Magister - Program Studi Agronomi dan Hortikultura<\/title>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/index.php\/pendidikan\/silabus-mata-kuliah-2\/silabus-mata-kuliah\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Program Magister - Program Studi Agronomi dan Hortikultura\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"[vc_row][vc_column][vc_column_text css=&#8221;&#8221;] AGH2501 Metodologi Penelitian 3(2-1) Mata kuliah ini memberikan:&nbsp; persiapan penelitian, fasilitas mental yang terdiri dari akal, intuisi dan daya khayal, kebijakan mengenai penelitian yang terdiri dari administrasi dan kebijakan mengenai penelitian, cara mengembangkan hipotesa, membuat percobaan, penyelesaian masalah yang timbul akibat faktor kebetulan pada saat penelitian, cara pengamatan, cara membuat metode dan menyelesaikan kesukaran-kesukaran yang dihadapi pada saat melaksanakan penelitian. Sandra Arifin AzizMaya MelatiWinarso Drajad WidodoKetty SuketiSatriyas IlyasEndah R. PalupiAbdul QadirDhika Prita Hapsari AGH2502 Agronomi Lanjut 3(2-1) Mata kuliah ini membahas sistem produksi tanaman dengan penekanan pada perekayasaan lingkungan tumbuh dan potensi fisiologi tanaman untuk peningkatan produktivitas dan kelestariannya; kaitan antara iklim, tanah, lahan dengan teknologi produksi dalam rangka intensifikasi dan ektensifikasi pertanian di daerah tropika; pembahasan tentang Revolusi Hijau dan reaksi balik atas kelemahannya dengan penekanan pada konsep integrated crop management; pembahasan tentang penggunaan IOT dalam produksi kelapa tanaman antara lain Precipalm Ani KurniawatiIskandar LubisHariyadiKrisantiniKetty SuketiDhika Prita Hapsari AGH2503 Hortikultura Lanjut 3(2-1) Kuliah ini membahas secara komprehensif teknologi maju pada budidaya tanaman hortikultura semusim dan tahunan. Kuliah diawali dengan pengenalan konsep precision farming dan smart farming, Teknologi maju pada bidang tanaman hortikultura semusim: teknologi pada industri transplant, manajemen media tanam, manajemen greenhouse, fertigasi melalui irigasi tetes, teknik hidroponik dan organik. Teknologi maju pada tanaman hortikultura tahunan: teknologi pembibitan, perkembangan tanaman, pengaturan pertumbuhan, model produksi tanaman tahunan. Aspek-aspek teknik teknologi maju untuk tanaman hortikultura semusim diterapkan dianalisis oleh mahasiswa dalam praktikum. Anas Dinurrohman SusilaWinarso Drajad WidodoKetty SuketiKrisantini AGH2605 Ekofisiologi Tanaman Tropika 3(2-1) Kuliah ini membahas karakteristik ekosistem tropis, potensi dan kendalanya.&nbsp; Secara spesifik membahas mekanisme adaptasi tanaman untuk tujuan budidaya tanaman yang efisien dan upaya seleksi tanaman yang adaptif terhadap cekaman lingkungan biotik dan abiotik pada ekosistem tropika.&nbsp; Kuliah ini juga membahas efisiensi fotosintesis, respirasi dan metabolisme penting lainnya untuk menunjang&nbsp; produksi&nbsp; tanaman.&nbsp; Secara&nbsp; khusus&nbsp; dibahas&nbsp; tentang&nbsp; optimasi&nbsp; konsep ekofisiologi untuk pengelolaan dan pengembangan agroekosistem tropika, serta isu-isu baru pengembangannya Maya MelatiMuhamad Achmad ChozinDidy SopandieSandra Arifin AzizMunif Ghulamahdi AGH 2604 Fisiologi Tanaman Lanjut 3(2-1) Kuliah ini dititikberatkan pada pemahaman&nbsp; tentang proses fisiologi yang terjadi pada tanaman budidaya.&nbsp; Pembahasan meliputi&nbsp; proses fotosintesis, faktor yang mempengaruhi dan kaitannya dengan budidaya tanaman; hubungan antara source-sink, juvenilitas dan kedewasaan, pembungaan dan faktor yang mempengaruhi, fruit set dan abisisi, pertumbuhan dan perkembangan biji dan buah, kemasakan serta kemunduran jaringan. &nbsp; Slamet SusantoMaya MelatiAni KurniawatiDhika Prita Hapsari AGH2621 Ekologi Gulma 3(2-1) Matakuliah ini membahas aspek gulma dalam perspektif ekologi, perkembangan kajian ilmu gulma, tumbuhan invasif, perkembangan evolusi gulma, interaksi gulma dan tanaman, reproduksi dan penyebaran, kompetisi, alelopati, herbisida dan dampaknya, agen hayati, pendekatan ekologi molekuler dalam pengelolaan gulma, gulma super, resistensi gulma, Kuliah didukung dengan praktikum meliputi analisis vegetasi, analisis koefisien komunitas, dan kegiatan projek penelitian meliputi identifikasi seedbank, kompetisi, alelopati, herbisida, dan resistensi gulma terhadap herbisida. Dwi GuntoroMuhamad Achmad ChozinEdi SantosaSintho Wahyuning ArdieEndang Gunawan AGH2622 Fisiologi Pasca Panen 3(2-1) Kuliah ini dititikberatkan pada pemahaman tentang proses fisiologi yang terjadi setelah panen. Pembahasan ditekankan pada : proses pematangan, pemasakan dan kemunduran jaringan, faktor genetik, biologis dan lingkungan terkait dengan kemunduran jaringan, &nbsp; kontrol penyakit pasca panen, sistem dan teknik penyimpanan, pengukuran kualitas, dan penanganan pasca panen komoditas. Slamet SusantoDewi SukmaKetty SuketiAni KurniawatiDhika Prita Hapsari AGH2623 Interaksi Antara Hara dan Tanaman 3(3-0) Mata kuliah ini membahas interaksi antara hara dan pertumbuhan tanaman.&nbsp; Secara spesifik dibahas tentang mekanisme dan faktor-faktor yang mempengaruhi laju gerak hara di dalam tanah dan tanaman serta pemanfaatannya oleh tanaman.&nbsp; Angkutan hara menembus membran, transpor aktif dan pasif, hubungan kation dan anion, angkutan jarak dekat dan jarak jauh akan dibahas secara mendalam.&nbsp; Perubahan status hara dalam berbagai kompartemen, dan pemodelan terkait mekanisme serapan hara dari tanah ke tanaman akan dibahas secara ringkas. Secara ringkas dibahas filosofi dan&nbsp; aplikasi kebutuhan hara tanaman secara presisi. &nbsp;Aspek adaptasi tanaman terhadap cekaman hara akan dibahas secara mendalam.&nbsp; Didy SopandieAnas Dinurrohman SusilaMaya MelatiSintho Wahyuning ArdieDhika Prita Hapsari AGH2624 Metabolisme Tanaman Lanjut 3(2-1) Mata kuliah ini menyajikan prinsip-prinsip metabolisme sekunder dengan lintasan asetat malonat, lintasan asetat mevalonat, lintasan asam sikimat serta pengelolaan faktor biotik dan abiotik untuk meningkatkan produksi biomassa dan bioaktif tanaman. Munif GhulamahdiSandra Arifin AzizMaya MelatiDarda EfendiAni Kurniawati AGH2625 Fisiologi Cekaman Bagi Tanaman 3(2-1) Mata kuliah ini menjelaskan tentang tanggap fisiologi tanaman terhadap lingkungan tumbuh suboptimal yang dikaitkan dengan kemampuan tanaman beradaptasi terhadap cekaman serta mekanisme adaptasi tanaman, yang berimplikasi pada penyertaan karakter-karakter fisiologi dalam perbaikan tanaman dan pengembangan aspek agronomi. Cekaman lingkungan dibatasi pada yang dominan di daerah tropik umumnya, khususnya Indonesia, yakni: Toksisitas Al, defisiensi P, suhu tinggi, naungan, kekeringan, salinitas dan Fe dan naungan (IR rendah) Didy SopandieSintho Wahyuning ArdieDhika Prita Hapsari AGH2162E Pengelolaan Limbah untuk Pertanian 3(2-1) Mata kuliah ini membahas sumber, potensi, karakteristik dan pemanfaatan berbagai limbah untuk mendukung sistem produksi tanaman berkelanjutan. Kontribusi penyelesaian suatu masalah berupa ide, evaluasi atau project disusun untuk identifikasi potensi dan pemanfaatan limbah bersumber dari pertanian juga&nbsp; non pertanian termasuk industri direkayasa dan digunakan untuk substitusi atau input produksi tanaman. Dampak dan analisis emisi substansi padat, cair dan gas&nbsp; ke lingkungan diidentifikasi berbasis \u201cLife Cycle Assessment. Pemantauan lingkungan, metode 3R dan rekayasa&nbsp; pendaurulangan limbah, sistem pengomposan dan sistem produksi bersih pertanian dibahas mendukung sistem produksi pertanian bersih. Metode asesmen ekotoksikologi dipelajari untuk menentukan langkah bioremediasi, fitoremediasi, dan reklamasi lahan pertanian yang terkontaminasi oleh limbah.&nbsp; Herdhata AgustaHariyadiDany Satria Wibawa AGH2611 Pemodelan Produksi Tanaman 3(2-1) Mata kuliah ini membahas: pertumbuhan dan perkembangan tanaman sebagai sistem, pemodelan produksi tanaman secara mekanistik dan dinamik melalui pemodelan pertumbuhan dan perkembangan tanaman, pemodelan hubungan antara air, hara, dan iklim mikro, simulasi dan validasi model produksi tanaman. Model yang dihasilkan dapat berguna untuk pengelolaan produksi tanaman meliputi penentuan waktu tanam, pengairan\/irigasi, dan penentuan dosis pupuk untuk memperoleh pertumbuhan dan produksi tanaman maksimal. SuwartoAbdul QadirAstryani Rosyad AGH2612 Pengembangan Produksi Tanaman 3(2-1) Mata kuliah ini membahas perkembangan kebijakan produksi pertanian; tantangan yang dihadapi dalam produksi tanaman; sistem pertanian yang berkelanjutan; good agricultural practices, precision farming; produksi tanaman dalam keterbatasan sumberdaya untuk menghasilkan produk pertanian yang aman dan bermutu tanpa menurunkan potensi sumberdaya lahan dan lingkungan dan manajemen resiko dalam produksi pertanian Ahmad JunaediPurwonoSupijatno STA512 Statistika untuk Ilmu-Ilmu Pertanian dan Biologi 3(2-1) Mata kuliah [&hellip;]\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/index.php\/pendidikan\/silabus-mata-kuliah-2\/silabus-mata-kuliah\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Program Studi Agronomi dan Hortikultura\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-26T07:54:28+00:00\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"7 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/index.php\/pendidikan\/silabus-mata-kuliah-2\/silabus-mata-kuliah\/\",\"url\":\"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/index.php\/pendidikan\/silabus-mata-kuliah-2\/silabus-mata-kuliah\/\",\"name\":\"Program Magister - Program Studi Agronomi dan Hortikultura\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/#website\"},\"datePublished\":\"2022-08-26T13:51:16+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-26T07:54:28+00:00\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/index.php\/pendidikan\/silabus-mata-kuliah-2\/silabus-mata-kuliah\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/index.php\/pendidikan\/silabus-mata-kuliah-2\/silabus-mata-kuliah\/\"]}]},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/index.php\/pendidikan\/silabus-mata-kuliah-2\/silabus-mata-kuliah\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pendidikan\",\"item\":\"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/index.php\/pendidikan\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":3,\"name\":\"Silabus Mata Kuliah\",\"item\":\"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/index.php\/pendidikan\/silabus-mata-kuliah-2\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":4,\"name\":\"Program Magister\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/#website\",\"url\":\"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/\",\"name\":\"Program Studi Agronomi dan Hortikultura\",\"description\":\"Sekolah Pascasarjana - IPB University\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Program Magister - Program Studi Agronomi dan Hortikultura","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/index.php\/pendidikan\/silabus-mata-kuliah-2\/silabus-mata-kuliah\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Program Magister - Program Studi Agronomi dan Hortikultura","og_description":"[vc_row][vc_column][vc_column_text css=&#8221;&#8221;] AGH2501 Metodologi Penelitian 3(2-1) Mata kuliah ini memberikan:&nbsp; persiapan penelitian, fasilitas mental yang terdiri dari akal, intuisi dan daya khayal, kebijakan mengenai penelitian yang terdiri dari administrasi dan kebijakan mengenai penelitian, cara mengembangkan hipotesa, membuat percobaan, penyelesaian masalah yang timbul akibat faktor kebetulan pada saat penelitian, cara pengamatan, cara membuat metode dan menyelesaikan kesukaran-kesukaran yang dihadapi pada saat melaksanakan penelitian. Sandra Arifin AzizMaya MelatiWinarso Drajad WidodoKetty SuketiSatriyas IlyasEndah R. PalupiAbdul QadirDhika Prita Hapsari AGH2502 Agronomi Lanjut 3(2-1) Mata kuliah ini membahas sistem produksi tanaman dengan penekanan pada perekayasaan lingkungan tumbuh dan potensi fisiologi tanaman untuk peningkatan produktivitas dan kelestariannya; kaitan antara iklim, tanah, lahan dengan teknologi produksi dalam rangka intensifikasi dan ektensifikasi pertanian di daerah tropika; pembahasan tentang Revolusi Hijau dan reaksi balik atas kelemahannya dengan penekanan pada konsep integrated crop management; pembahasan tentang penggunaan IOT dalam produksi kelapa tanaman antara lain Precipalm Ani KurniawatiIskandar LubisHariyadiKrisantiniKetty SuketiDhika Prita Hapsari AGH2503 Hortikultura Lanjut 3(2-1) Kuliah ini membahas secara komprehensif teknologi maju pada budidaya tanaman hortikultura semusim dan tahunan. Kuliah diawali dengan pengenalan konsep precision farming dan smart farming, Teknologi maju pada bidang tanaman hortikultura semusim: teknologi pada industri transplant, manajemen media tanam, manajemen greenhouse, fertigasi melalui irigasi tetes, teknik hidroponik dan organik. Teknologi maju pada tanaman hortikultura tahunan: teknologi pembibitan, perkembangan tanaman, pengaturan pertumbuhan, model produksi tanaman tahunan. Aspek-aspek teknik teknologi maju untuk tanaman hortikultura semusim diterapkan dianalisis oleh mahasiswa dalam praktikum. Anas Dinurrohman SusilaWinarso Drajad WidodoKetty SuketiKrisantini AGH2605 Ekofisiologi Tanaman Tropika 3(2-1) Kuliah ini membahas karakteristik ekosistem tropis, potensi dan kendalanya.&nbsp; Secara spesifik membahas mekanisme adaptasi tanaman untuk tujuan budidaya tanaman yang efisien dan upaya seleksi tanaman yang adaptif terhadap cekaman lingkungan biotik dan abiotik pada ekosistem tropika.&nbsp; Kuliah ini juga membahas efisiensi fotosintesis, respirasi dan metabolisme penting lainnya untuk menunjang&nbsp; produksi&nbsp; tanaman.&nbsp; Secara&nbsp; khusus&nbsp; dibahas&nbsp; tentang&nbsp; optimasi&nbsp; konsep ekofisiologi untuk pengelolaan dan pengembangan agroekosistem tropika, serta isu-isu baru pengembangannya Maya MelatiMuhamad Achmad ChozinDidy SopandieSandra Arifin AzizMunif Ghulamahdi AGH 2604 Fisiologi Tanaman Lanjut 3(2-1) Kuliah ini dititikberatkan pada pemahaman&nbsp; tentang proses fisiologi yang terjadi pada tanaman budidaya.&nbsp; Pembahasan meliputi&nbsp; proses fotosintesis, faktor yang mempengaruhi dan kaitannya dengan budidaya tanaman; hubungan antara source-sink, juvenilitas dan kedewasaan, pembungaan dan faktor yang mempengaruhi, fruit set dan abisisi, pertumbuhan dan perkembangan biji dan buah, kemasakan serta kemunduran jaringan. &nbsp; Slamet SusantoMaya MelatiAni KurniawatiDhika Prita Hapsari AGH2621 Ekologi Gulma 3(2-1) Matakuliah ini membahas aspek gulma dalam perspektif ekologi, perkembangan kajian ilmu gulma, tumbuhan invasif, perkembangan evolusi gulma, interaksi gulma dan tanaman, reproduksi dan penyebaran, kompetisi, alelopati, herbisida dan dampaknya, agen hayati, pendekatan ekologi molekuler dalam pengelolaan gulma, gulma super, resistensi gulma, Kuliah didukung dengan praktikum meliputi analisis vegetasi, analisis koefisien komunitas, dan kegiatan projek penelitian meliputi identifikasi seedbank, kompetisi, alelopati, herbisida, dan resistensi gulma terhadap herbisida. Dwi GuntoroMuhamad Achmad ChozinEdi SantosaSintho Wahyuning ArdieEndang Gunawan AGH2622 Fisiologi Pasca Panen 3(2-1) Kuliah ini dititikberatkan pada pemahaman tentang proses fisiologi yang terjadi setelah panen. Pembahasan ditekankan pada : proses pematangan, pemasakan dan kemunduran jaringan, faktor genetik, biologis dan lingkungan terkait dengan kemunduran jaringan, &nbsp; kontrol penyakit pasca panen, sistem dan teknik penyimpanan, pengukuran kualitas, dan penanganan pasca panen komoditas. Slamet SusantoDewi SukmaKetty SuketiAni KurniawatiDhika Prita Hapsari AGH2623 Interaksi Antara Hara dan Tanaman 3(3-0) Mata kuliah ini membahas interaksi antara hara dan pertumbuhan tanaman.&nbsp; Secara spesifik dibahas tentang mekanisme dan faktor-faktor yang mempengaruhi laju gerak hara di dalam tanah dan tanaman serta pemanfaatannya oleh tanaman.&nbsp; Angkutan hara menembus membran, transpor aktif dan pasif, hubungan kation dan anion, angkutan jarak dekat dan jarak jauh akan dibahas secara mendalam.&nbsp; Perubahan status hara dalam berbagai kompartemen, dan pemodelan terkait mekanisme serapan hara dari tanah ke tanaman akan dibahas secara ringkas. Secara ringkas dibahas filosofi dan&nbsp; aplikasi kebutuhan hara tanaman secara presisi. &nbsp;Aspek adaptasi tanaman terhadap cekaman hara akan dibahas secara mendalam.&nbsp; Didy SopandieAnas Dinurrohman SusilaMaya MelatiSintho Wahyuning ArdieDhika Prita Hapsari AGH2624 Metabolisme Tanaman Lanjut 3(2-1) Mata kuliah ini menyajikan prinsip-prinsip metabolisme sekunder dengan lintasan asetat malonat, lintasan asetat mevalonat, lintasan asam sikimat serta pengelolaan faktor biotik dan abiotik untuk meningkatkan produksi biomassa dan bioaktif tanaman. Munif GhulamahdiSandra Arifin AzizMaya MelatiDarda EfendiAni Kurniawati AGH2625 Fisiologi Cekaman Bagi Tanaman 3(2-1) Mata kuliah ini menjelaskan tentang tanggap fisiologi tanaman terhadap lingkungan tumbuh suboptimal yang dikaitkan dengan kemampuan tanaman beradaptasi terhadap cekaman serta mekanisme adaptasi tanaman, yang berimplikasi pada penyertaan karakter-karakter fisiologi dalam perbaikan tanaman dan pengembangan aspek agronomi. Cekaman lingkungan dibatasi pada yang dominan di daerah tropik umumnya, khususnya Indonesia, yakni: Toksisitas Al, defisiensi P, suhu tinggi, naungan, kekeringan, salinitas dan Fe dan naungan (IR rendah) Didy SopandieSintho Wahyuning ArdieDhika Prita Hapsari AGH2162E Pengelolaan Limbah untuk Pertanian 3(2-1) Mata kuliah ini membahas sumber, potensi, karakteristik dan pemanfaatan berbagai limbah untuk mendukung sistem produksi tanaman berkelanjutan. Kontribusi penyelesaian suatu masalah berupa ide, evaluasi atau project disusun untuk identifikasi potensi dan pemanfaatan limbah bersumber dari pertanian juga&nbsp; non pertanian termasuk industri direkayasa dan digunakan untuk substitusi atau input produksi tanaman. Dampak dan analisis emisi substansi padat, cair dan gas&nbsp; ke lingkungan diidentifikasi berbasis \u201cLife Cycle Assessment. Pemantauan lingkungan, metode 3R dan rekayasa&nbsp; pendaurulangan limbah, sistem pengomposan dan sistem produksi bersih pertanian dibahas mendukung sistem produksi pertanian bersih. Metode asesmen ekotoksikologi dipelajari untuk menentukan langkah bioremediasi, fitoremediasi, dan reklamasi lahan pertanian yang terkontaminasi oleh limbah.&nbsp; Herdhata AgustaHariyadiDany Satria Wibawa AGH2611 Pemodelan Produksi Tanaman 3(2-1) Mata kuliah ini membahas: pertumbuhan dan perkembangan tanaman sebagai sistem, pemodelan produksi tanaman secara mekanistik dan dinamik melalui pemodelan pertumbuhan dan perkembangan tanaman, pemodelan hubungan antara air, hara, dan iklim mikro, simulasi dan validasi model produksi tanaman. Model yang dihasilkan dapat berguna untuk pengelolaan produksi tanaman meliputi penentuan waktu tanam, pengairan\/irigasi, dan penentuan dosis pupuk untuk memperoleh pertumbuhan dan produksi tanaman maksimal. SuwartoAbdul QadirAstryani Rosyad AGH2612 Pengembangan Produksi Tanaman 3(2-1) Mata kuliah ini membahas perkembangan kebijakan produksi pertanian; tantangan yang dihadapi dalam produksi tanaman; sistem pertanian yang berkelanjutan; good agricultural practices, precision farming; produksi tanaman dalam keterbatasan sumberdaya untuk menghasilkan produk pertanian yang aman dan bermutu tanpa menurunkan potensi sumberdaya lahan dan lingkungan dan manajemen resiko dalam produksi pertanian Ahmad JunaediPurwonoSupijatno STA512 Statistika untuk Ilmu-Ilmu Pertanian dan Biologi 3(2-1) Mata kuliah [&hellip;]","og_url":"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/index.php\/pendidikan\/silabus-mata-kuliah-2\/silabus-mata-kuliah\/","og_site_name":"Program Studi Agronomi dan Hortikultura","article_modified_time":"2026-01-26T07:54:28+00:00","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Est. reading time":"7 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/index.php\/pendidikan\/silabus-mata-kuliah-2\/silabus-mata-kuliah\/","url":"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/index.php\/pendidikan\/silabus-mata-kuliah-2\/silabus-mata-kuliah\/","name":"Program Magister - Program Studi Agronomi dan Hortikultura","isPartOf":{"@id":"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/#website"},"datePublished":"2022-08-26T13:51:16+00:00","dateModified":"2026-01-26T07:54:28+00:00","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/index.php\/pendidikan\/silabus-mata-kuliah-2\/silabus-mata-kuliah\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/index.php\/pendidikan\/silabus-mata-kuliah-2\/silabus-mata-kuliah\/"]}]},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/index.php\/pendidikan\/silabus-mata-kuliah-2\/silabus-mata-kuliah\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pendidikan","item":"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/index.php\/pendidikan\/"},{"@type":"ListItem","position":3,"name":"Silabus Mata Kuliah","item":"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/index.php\/pendidikan\/silabus-mata-kuliah-2\/"},{"@type":"ListItem","position":4,"name":"Program Magister"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/#website","url":"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/","name":"Program Studi Agronomi dan Hortikultura","description":"Sekolah Pascasarjana - IPB University","potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/52","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages"}],"about":[{"href":"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/types\/page"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=52"}],"version-history":[{"count":39,"href":"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/52\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":700,"href":"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/52\/revisions\/700"}],"up":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/pages\/259"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/agh-agrohort.ipb.ac.id\/index.php\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=52"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}